• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Angka Kesembuhan Pasien Covid-19 Terus Meningkat

Angka Kesembuhan Pasien Covid-19 Terus Meningkat

  • Kata Indonesia
  • - Saturday, 10 October 2020

Oleh : Ismail

Pasien corona yang sembuh terus meningkat dan ini adalah kabar baik, karena pandemi bisa lekas berakhir. Angka mortalitas juga makin menurun. Hal ini menunjukkan kesigapan pemerintah dalam menangani corona.

Tak terasa kita sudah berada dalam masa pandemi selama lebih dari 6 bulan. Walau shock pada awalnya, namun akhirnya kita mampu beradaptasi dan terbiasa untuk memakai masker ke mana-mana. Kesadaran masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan juga terus meningkat.

Hasil dari aturan pemerintah dan kedisiplinan masyarakat adalah naiknya angka kesembuhan pasien corona. Dari yang awalnya hanya 73%, saat ini jadi 75%. Sedangkan angka mortalitasnya turun jadi hanya 3,77%. Makin banyak pasien yang sembuh dan tingkat penularan corona menurun.

Dokter Reisa Brotoasmoro menyatakan bahwa naiknya angka kesembuhan pasien adalah buah dari program 3T yang dicanangkan pemerintah. Yakni Testing, Tracing, dan Treatment. Testing adalah melakukan rapid test kepada masyarakat di seluruh Indonesia. Tiap hari pemerintah melakukan setidaknya 40.000 tes untuk mengetahui apa ada pasien corona baru.

Baca juga: Wajib Dicoba! Fudgy Brownies Yang Bikin Ketagihan

Tracing adalah program untuk mencari jejak ke mana saja pasien corona pergi dan berkontak dengan orang sehat. Karena mereka saat ini bisa saja berstatus OTG alias orang tanpa gejala. Orang-orang yang pernah berkontak langsung, akan segera diminta melakukan rapid test, sehingga jika ketahuan sakit akan bisa lekas diobati di Rumah Sakit.

Sedangkan treatment adalah pengobatan. Pada awalnya, obat wajib corona adalah chloroquine. Namun ternyata ada pasien yang malah tidak cocok. Saat ini ada kombinasi obat corona yang lebih paten, yakni lopinavir, ritonavir, dan azitromisin. Penelitian kombinas obat itu sangat disokong oleh pemerintah.

Selain memberi obat yang lebih bagus, pemerintah juga menggratiskan biaya pengobatan pasien corona, melalui BPJS. Karena jika tidak ditanggung, pasien harus membayar setidaknya 400 juta rupiah. Oleh karena itu, kita jangan sampai lupa bayar BPJS apalagi tidak memiliki kartunya.

Setelah dirawat selama setdaknya 14 hari, maka pasien tidak boleh pulang begitu saja. Ia harus dites swab ulang minimal 2 kali. Jika hasilnya negatif, maka baru diperbolehkan untuk meninggalkan Rumah Sakit. Pasien juga disarankan isolasi mandiri selama 2 minggu, agar benar-benar sembuh dan tidak berpotensi menularkan kepada orang lain.

Para tenaga kesehatan juga berperan penting dalam perang melawan corona. Pasien sembuh yang jumlahnya meningkat adalah hasil kerja keras mereka, yang rela berpanas-panasan memakai APD. Serta berani berkontak dengan pasien, walau ada kemungkinan untuk tertular. Pemerintah memberi intensif khusus untuk menghargai nakes.

Selain nakes, maka personil di Rumah Sakit juga ditambah dengan relawan. Karena untuk mencegah mereka bekerja melebihi shift normal.

Dengan adanya relawan maka nakes bisa menghemat tenaga dan tidak memforsir tubuh, sehingga terhindar dari kasus tertular. Relawan juga mulia karena mereka turut menaikkan angka kesembuhan pasien covid.

Langkah pemerintah untuk mengatasi corona tentu harus didukung oleh rakyat. Ketika ada yang disiplin bermasker, maka ada oknum yang bersikukuh tak mau memakainya. Apalagi menganggap corona hanya penyakit konspirasi. Oknum ini yang harus diberantas dan diubah mindset-nya. Masyarakat jangan percaya begitu saja, karena mereka hanya percaya hoax.

Mereka perlu diperlihatkan realita bahwa corona bisa menyerang siapa saja, bahkan presiden Amerika. Sayangnya ada oknum seperti ini yang baru percaya jika ada virus covid-19 saat sudah tertular. Sungguh miris.

Ketika angka kesembuhan pasien corona terus naik, maka kita perlu lebih berdisiplin dalam menaati protokol kesehatan. Jangan malah melepas masker dan lengah sedikitpun. Karena virus covid-19 bisa menular lewat udara, jadi harus lebih ketat untuk mencegahnya. Ingatlah pepatah lama, mencegah lebih baik daripada mengobati.

Penulis adalah mahasiswa IISIP Jakarta

Pemerintah Hadir untuk Buruh, Museum Marsinah Jadi Simbol Penghormatan

April 17, 2026

Jelang May Day 2026, Pemerintah Tegaskan Dukungan untuk Buruh lewat Museum Marsinah

April 17, 2026

Pemerintah Hadir untuk Buruh, Museum Marsinah Jadi Simbol Penghormatan

By Kata IndonesiaApril 17, 20260

Pemerintah Hadir untuk Buruh, Museum Marsinah Jadi Simbol Penghormatan Jakarta — Pemerintah terus menunjukkan komitmennya…

Jelang May Day 2026, Pemerintah Tegaskan Dukungan untuk Buruh lewat Museum Marsinah

By Kata IndonesiaApril 17, 20260

Jelang May Day 2026, Pemerintah Tegaskan Dukungan untuk Buruh lewat Museum Marsinah Jakarta – Menjelang…

Governing the Platforms: PP TUNAS dan Otoritas Negara di Ruang Digital Anak

By Kata IndonesiaApril 17, 20260

Governing the Platforms: PP TUNAS dan Otoritas Negara di Ruang Digital Anak Oleh : Muhammad…

Strong State, Safe Space: PP TUNAS dan Masa Depan Anak di Dunia Digital

By Kata IndonesiaApril 17, 20260

Strong State, Safe Space: PP TUNAS dan Masa Depan Anak di Dunia Digital Oleh: Alexander…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.