• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Gaya Hidup»Begini Cara Menikah Saat Wabah Corona Merajalela

Begini Cara Menikah Saat Wabah Corona Merajalela

  • Kata Indonesia
  • - Saturday, 28 March 2020

Pandemi virus corona penyebab Covid-19 mengakibatkan berbagai aktivitas terganggu. Termasuk, pernikahan yang jauh-jauh hari sudah direncanakan.

Kalaupun tak bisa dibatalkan, di tengah wabah corona ini, memang peenikahan tetap dapat dilakukan asalkan dengan sejumlah ketentuan.

Kementerian Agama mengeluarkan panduan menikah di Kantor Urusan Agama (KUA) dan di luar KUA seperti rumah atau gedung.

Panduan menikah ini diterbitkan untuk mencegah penyebaran Covid-19. Sebab perayaan pernikahan merupakan salah satu tempat berkumpulnya banyak orang secara dekat. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko penularan virus corona.

Berikut panduan menikah di tengah pandemi corona.

1. Akad nikah dilaksanakan di KUA

– Jumlah orang yang mengikuti prosesi akad nikah dalam satu ruangan dibatasi yakni tidak lebih dari 10 orang.

– Calon pengantin dan anggota keluarga yang mengikuti prosesi harus mencuci tangan dengan sabun–yang mengandung antiseptik–atau hand sanitizer dan, menggunakan masker.

– Petugas, wali nikah, dan calon pengantin laki-laki menggunakan sarung tangan dan masker pada saat ijab kabul.

Baca juga: Karena Virus Corona, Kemenag Siapkan Dua Skema Penyelenggaraan Haji 2020

2. Akad nikah yang dilaksanakan di luar KUA

– Ruangan prosesi akad nikah dilakukan di tempat terbuka atau di ruangan yang berventilasi sehat.

– Membatasi jumlah orang yang mengikuti prosesi akad nikah dalam satu ruangan, tidak lebih dari 10 orang.

– Calon pengantin dan anggota keluarga yang mengikuti prosesi harus mencuci tangan dengan sabun antiseptik atau hand sanitizer dan, menggunakan masker.

– Petugas, wali nikah, dan calon pengantin laki-laki menggunakan sarung tangan dan masker pada saat ijab kabul.

Hilirisasi Komoditas Pertanian Dorong Ketahanan Pangan dari Hulu hingga Hilir

June 10, 2026

Penguatan Hilirisasi Pertanian Dorong Kemandirian Pangan Indonesia

June 10, 2026

Hilirisasi Komoditas Pertanian Dorong Ketahanan Pangan dari Hulu hingga Hilir

By Kata IndonesiaJune 10, 20260

Hilirisasi Komoditas Pertanian Dorong Ketahanan Pangan dari Hulu hingga Hilir Oleh: Fikri Kurniawan Hilirisasi komoditas…

Penguatan Hilirisasi Pertanian Dorong Kemandirian Pangan Indonesia

By Kata IndonesiaJune 10, 20260

Penguatan Hilirisasi Pertanian Dorong Kemandirian Pangan Indonesia Oleh: Sinta Maharani Pemerintah terus memperkuat langkah menuju…

Hilirisasi Pertanian Perkuat Fondasi Ketahanan Pangan Nasional

By Kata IndonesiaJune 10, 20260

Hilirisasi Pertanian Perkuat Fondasi Ketahanan Pangan Nasional Jakarta – Pemerintah terus memperkuat sektor pertanian melalui…

Ketahanan Pangan Diperkuat melalui Hilirisasi Pertanian dan Inovasi Agroindustri

By Kata IndonesiaJune 10, 20260

Ketahanan Pangan Diperkuat melalui Hilirisasi Pertanian dan Inovasi Agroindustri JAKARTA – Upaya memperkuat ketahanan pangan…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.