• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Kesehatan»Disiplin Protokol Kesehatan dan Dukung Vaksinasi Nasional Sukseskan Pencegahan Covid-19

Disiplin Protokol Kesehatan dan Dukung Vaksinasi Nasional Sukseskan Pencegahan Covid-19

  • Kata Indonesia
  • - Wednesday, 2 December 2020

Oleh: Heru Rianto (Pegiat Literasi Komunikasi dan Blogger Kota Solo)

Jumlah kasus aktif virus Corona di Indonesia hingga Jumat (27/11/2020) mencapai 54.427 kasus atau 12,7 persen dari yang terkonfirmasi. Meskipun terjadi tren penurunan persentase kasus aktif, penting bagi masyarakat untuk tetap disiplin protokol kesehatan karena saat ini Indonesia masih dalam kondisi pandemi Covid-19.

Ketidakpastian akibat pandemi Covid-19 saat ini menyebabkan pertumbuhan ekonomi global negatif. Semua negara, termasuk Indonesia, merasakan langsung ekses dari ketidakpastian itu. Berbagai sektor ekonomi mengalami kesulitan, baik dalam beroperasi maupun dalam segi penjualan.

Baca juga: Penceramah Gunakan Ujaran Kebencian Layak Ditinggalkan

Karena itu, banyak negara mulai mencoba upaya pemulihan dengan pendekatan pola hidup baru yang diatur dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Indonesia pun tengah menerapkan pola hidup baru itu bernama Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).

Sayangnya, ditengah persiapan itu, masyarakat dihadapkan pada fakta dan data tentang lonjakan jumlah pasien Covid-19 yang cukup signifikan sepanjang Oktober dan November 2020. Lonjakan jumlah pasien terjadi karena sebagian masyarakat tidak peduli akan pentingnya menerapkan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19.

Penerapan 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak termasuk menghindari kerumunan seharusnya bisa dilaksanakan dengan disiplin, sebab kegiatan tersebut merupakan hal vital dalam penanganan pandemi Covid-19. 3M terbukti ampuh untuk menekan penularan virus Corona, salah satunya dapat mencegah penularan melalui droplet yang dikeluarkan seseorang dari mulut atau hidung ketika bersin, batuk, atau saat berbicara.

Protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19 hendaknya dipahami sebagai upaya bersama mewujudkan kepastian baru. Sebab, dengan menerapkan protokol kesehatan sepanjang era pola hidup baru, kepatuhan mutlak menjadi landasan bagi terwujudnya kepastian baru. Masyarakat tidak boleh pasrah dengan keadaan, justru terus berjuang menghadapinya dengan sikap pantang menyerah. Ketidakpatuhan pada protokol kesehatan hanya akan mengakibatkan durasi ketidakpastian menjadi berkepanjangan.

Vaksinasi dan Disiplin Protokol Kesehatan Solusi Suksesnya Pencegahan Penyebaran Covid-19.

Kehadiran vaksin dapat menjadi solusi terhindar dari infeksi virus Covid-19 dan tentunya menghentikan penularannya. Sebenarnya masyarakat tidak asing dengan vaksin. Sejak kecil, setiap orang sudah menerima vaksin melalui program imunisasi. Hanya saja terdapat oknum yang mencoba menyebarkan bahwa vaksin Covid-19 tidak aman bahkan tidak halal. Masyarakat harus menepis isu tidak benar itu agar pandemi segera berakhir melalui vaksinasi.

Pemerintah Indonesia berencana mulai menyuntikkan vaksin Covid-19 secara bertahap mulai Januari 2021. Presiden Jokowi berulang kali mengingatkan pentingnya mengenai komunikasi publik dan jangan ada lagi isu hoaks ataupun isu liar soal vaksin ini. Presiden Jokowi tidak ingin ada kesalahpahaman serupa isu UU Cipta Kerja.

Oleh karena itu, bersama kita lawan hoaks dan konten negatif seputar kebijakan protokol kesehatan dan vaksinasi nasional lewat literasi edukasi konten positif dengan mengawal situasi kondusif di lini media publik seputar kebijakan pemerintah membangun ketahanan dan kesehatan masyarkat menuju Indonesia yang tangguh.

Tenor 40 Tahun Rumah Subsidi, Membuka Jalan Hunian Layak bagi MBR 

August 3, 2026

Rumah Subsidi Makin Terjangkau, Pemerintah Siapkan Tenor KPR hingga 40 Tahun

August 3, 2026

Tenor 40 Tahun Rumah Subsidi, Membuka Jalan Hunian Layak bagi MBR 

By Kata IndonesiaAugust 3, 20260

Tenor 40 Tahun Rumah Subsidi, Membuka Jalan Hunian Layak bagi MBR Oleh: Zhafran Goldwin Memiliki rumah yang layak masih menjadi impian jutaan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Indonesia. Di tengah kenaikan harga tanah dan bangunan serta meningkatnya kebutuhan hidup, kemampuan masyarakat memenuhi syarat pembiayaan perumahan masih menjadi tantangan utama. Untuk menjawab persoalan tersebut, pemerintah membuka skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi dengan tenor hingga 40 tahun agar akses terhadap hunian layak semakin luas dengan cicilan yang lebih terjangkau. Pemerintah resmi membuka peluang bagi masyarakat untuk mengambil KPR subsidi dengan tenor hingga 40 tahun sebagai bagian dari upaya meningkatkan keterjangkauan kepemilikan rumah. Kebijakan ini diharapkan mampu memperluas akses masyarakat terhadap hunian layak melalui skema pembiayaan yang lebih fleksibel dan sesuai kemampuan. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait memastikan kebijakan tenor KPR subsidi hingga 40 tahun sudah dapat diterapkan. Menurut Maruarar, implementasi kebijakan tersebut merupakan hasil koordinasi Kementerian PKP bersama BP Tapera, Kementerian Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan para pemangku kepentingan lainnya sehingga memiliki dasar yang kuat dalam pelaksanaannya. Meski demikian, pemerintah tidak mewajibkan masyarakat mengambil tenor terpanjang. Maruarar menegaskan masyarakat tetap diberikan keleluasaan memilih jangka waktu kredit sesuai kemampuan, mulai dari 10 tahun, 20 tahun, 25 tahun, 30 tahun hingga maksimal 40 tahun. Fleksibilitas tersebut memungkinkan masyarakat menentukan skema pembiayaan yang paling sesuai dengan kondisi keuangan keluarga. Kebijakan ini berangkat dari kenyataan bahwa kendala terbesar masyarakat bukan hanya harga rumah, tetapi juga besarnya cicilan bulanan. Banyak keluarga memiliki penghasilan tetap, namun belum memenuhi persyaratan kemampuan bayar yang ditetapkan perbankan. Dengan tenor yang lebih panjang, besaran angsuran menjadi lebih ringan sehingga semakin banyak MBR berpeluang memperoleh pembiayaan rumah subsidi. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) memastikan perbankan mampu menyalurkan Kredit Pemilikan Rumah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR FLPP) dengan tenor hingga 40 tahun. Hal ini dimungkinkan karena sebagian besar sumber pendanaannya berasal dari pemerintah. …

Rumah Subsidi Makin Terjangkau, Pemerintah Siapkan Tenor KPR hingga 40 Tahun

By Kata IndonesiaAugust 3, 20260

Rumah Subsidi Makin Terjangkau, Pemerintah Siapkan Tenor KPR hingga 40 Tahun Jakarta – Pemerintah terus…

Pemerintah Gratiskan BPHTB, PBG, dan PPN untuk Percepat Kepemilikan Rumah Subsidi

By Kata IndonesiaAugust 3, 20260

Pemerintah Gratiskan BPHTB, PBG, dan PPN untuk Percepat Kepemilikan Rumah Subsidi Jakarta – Pemerintah terus…

Kemerdekaan Ekonomi Dimulai dari Desa Melalui Koperasi Merah Putih

By Kata IndonesiaAugust 3, 20260

Kemerdekaan Ekonomi Dimulai dari Desa Melalui Koperasi Merah Putih Ditulis oleh: Alifian Gibran Putra Peringatan…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.