Ini Pesan Kyai Gontor Pada Acara Pekan Perkenalan Apel Tahunan

Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) sedang dalam hajatan besar, yaitu Apel Tahunan Pekan Perkenalan Khutbatul ‘Arsy (PPKA) tahun ajaran 1440-1441 H. Acara yang setiap tahun diadakan ini merupakan kurikulum wajib bagi seluruh keluarga besar PMDG. Tahun ini, PPKA mengangkat moto “Gontor Garda Terdepan Membina Bangsa, Mempertahankan Peradaban”, dengan Prominent Generation, siswa kelas 6 KMI sebagai generasi harapan Gontor dalam menjaga keunggulan, nilai, dan filsafat Gontory.

Acara apel yang dihadiri oleh 5000 lebih keluarga besar PMDG ini diselenggarakan pada Ahad pagi, 21 Juli 2019 di Lapangan Hijau PMDG. Dimulai tepat pukul 07.00 WIB, seluruh santri berbaris rapi membentuk angkare di depan panggung kehormatan yang ditempati oleh Anggota Badan Wakaf, Pimpinan Pondok, dan para guru KMI. Setelah inspeksi barisan, Pimpinan Pondok, K.H. Hasan Abdullah Sahal menyampaikan amanat kepada seluruh hadirin.

Dalam amanatnya, Kiai Hasan menekankan tentang urgensi Panca Jiwa dalam menjalankan segala sesuatu dalam kehidupan, khususnya di dalam pondok. “Tahun ini merupakan tahun peningkatan kualitas bagi seluruh keluarga besar PMDG.” Tegas Kiai Hasan. Hal ini disampaikan mengingat nama Gontor sebagai lembaga pendidikan pesantren modern yang saat ini sangat diminati oleh masyarakat.

Advertisement

Setelah amanat disampaikan, acarapun berlanjut dengan beberapa penampilan oleh para santri. Diawali dengan penampilan Marching Band Gema Nada Darussalam (MBGND) yang membawakan remix beberapa lagu daerah dan lagu 90 langkah, para hadirin begitu antusias dan sangat menikmati alunan senar, simbal, bass drum dan melodi belera yang sangat harmonis.

Selanjutnya, rombongan tarian-tarian daerah ditampilkan dengan unik dan menarik, yang dikemas dalam acara Bhinneka Tunggal Ika. Mulai dari tarian daerah Sumatera Utara, Riau, Sumatera Selatan, hingga tarian daerah timur Indonesia ditampilkan, dan pastinya penampilan Reog Ponorogo menjadi acara yang tak terlewatkan. Riuh tepuk tangan hadirinpun menyambut setiap tarian yang disuguhkan dengan maksimal. Penampilan ditutup dengan mash-up lagu-lagu nasyid Gontor, menambah kemeriahan para penonton.

Seusai penampilan-penampilan, acara dilanjutkan dengan parade barisan. Dimulai dengan parade barisan mobil-mobil Pondok, disusul oleh barisan siswa akhir KMI dan konsulat. Pasukan barisan melewati rute desa Gontor ke barat melewati desa Gandu, lalu kembali ke Gontor.

Semoga dengan terlaksananya Apel Tahunan tahun ini dengan lancar dan khidmat, seluruh keluarga besar PMDG benar-benar mampu menghayati moto Pekan Perkenalan Khutbatu-l-‘Arsy tahun ini, yakni menjadi garda paling depan dalam menjadi dan melahirkan guru-guru bangsa, demi menjaga eksistensi peradaban Islam di Indonesia, bahkan dunia.

Sumber: Gontor.ac.id

Info Lomba Terbaru