• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Gaya Hidup»Kesalahan Saat Menggunakan Skincare Yang Harus Dihindari!

Kesalahan Saat Menggunakan Skincare Yang Harus Dihindari!

  • Kata Indonesia
  • - Monday, 5 October 2020

Laporan : Halwa Fitriosa Khalida Falaquera

Apakah anda merasa sudah merawat kulit wajah tapi masih saja berjerawatan atau kusam, padahal skincare yang digunakan sudah sesuai dengan kebutuhan? Atau kulit anda justru mengalami kemerahan dan iritasi setelah memakai rangkaian produk tertentu.

Mungkin hal ini bisa jadi anda memang tidak cocok dengan produk skincare tersebut, atau anda keliru saat melakukan cara-cara tertentu.

Apa saja kesalahan dalam megaplikasikan skincare yang perlu anda ketahui? Berikut penjelasannya yang dilansir dari berbagai sumber.

1. Cuci muka terlalu sering
Beberapa orang ada yang berpikir bahwa semakin sering mencuci muka maka, muka akan semakin terawat dan kemungkinan kecil akan munculnya jerawat. Ternyata hal ini termasuk cara-cara menggunakan skincare yang salah.

Cuci muka terlalu sering justru dapat memperparah kondisi kulit Anda, terlebih lagi jika kulit Anda sedang berjerawat. Mengutip laman Verywell Health, hal ini dikarenakan kulit anda akan kehilangan minyak alami yang dibutuhkan agar kulit tetap lembap. Hasilnya, kulit menjadi terlalu kering, kemerahan, bahkan mengelupas.

Jadi, sebaiknya Anda tidak mencuci muka lebih dari 2 kali sehari. Membersihkan wajah Anda di pagi dan malam hari sudah cukup untuk menghilangkan debu dan kotoran yang menempel.

Baca juga: Ini Dusseldorf, Pusat Operasi Plastik Tersohor di Jerman

2. Gonta-ganti skincare
Hari pertama merasa gak cocok, dan merasa ada efek yang tidak bagus atau tidak cocok untuk kulit muka anda, akhirnya anda memutuskan untuk coba produk lain dengan formula yang beda juga. Kesalahan dalam hal ini justru yang akan memperparah kondisi muka anda. dan kebiasaan ini bisa bikin muka anda jerawatan.

3. Tidak menggunakan makeup remover
Masih banyak orang yang berpendapat bahwa air dan facial foam saja sudah cukup untuk membersihkan wajah dari segala partikel makeup dan debu yang menempel di wajah. Padahal, anda perlu makeup remover untuk menghapus makeup yang sulit untuk dibersihkan.

Tidak menggunakan makeup remover akan membuat pori-pori anda tersumbat dan berjerawat. Penggunaan makeup remover juga sangat simpel dan efektif, cukup meneteskan pada kapas dan mengusapkannya pada wajah.

4. Tidak menggunakan sunscreen
Menggunakan sunscreen sangat penting baik saat di luar maupun di dalam ruangan agar kulit anda tetap terjaga dari radiasi sekitar dan sinar ultraviolet. Oleskan sunscreen dengan kandungan SPF 30 saat kamu berada di dalam ruangan dan SPF 50 saat berada di luar ruangan.

5. Tidak menggunaka moisturizer
Moisturizer merupakan skincare yang harus kita pakai setiap hari. Jika kita sudah selesai membersihkan wajah, kelembapan alami kulit wajah kita pasti akan terkikis. Jadi, pastikan untuk tetap menjaga kelembaban kulit anda agar seimbang. Jangan lupa juga buat miih pelembab yang teksturnya ringan seperti lotion dan gel.

6. Mengeksfoliasi kulit secara berlebihan
Eksfoliasi kulit biasanya dilakukan untuk menghilangkan sel-sel kulit mati, sehingga kulit terlihat lebih cerah dan sehat. Akan tetapi, Anda harus berhati-hati, terutama jika Anda menggunakan eksfoliator jenis scrub.

Jika menggunakan eksfoliasi, jangan menggosok wajah anda terlalu keras dan lama, hal ini akan berisiko melukai kulit dan pembuluh darah di bawahnya.

Dan kesalahan ini akan menimbulkan iritasi, kemerahan, bahkan peradangan pada kulit.
Idealnya, Anda cukup melakukan proses ini sebanyak 1-2 kali seminggu. Yang tidak kalah penting, gosoklah kulit Anda secara lembut dan perlahan.

7. Menggunakan skincare yang tidak sesuai dengan jenis kulit
Jika tipe kulit anda berminyak, jangan menggunakan skincare untuk jenis kulit yang kering, hal ini akan membuat kulit menjadi semakin berminyak serta memberikan dampak yang buruk lainnya pada kulit. Oleh karena itu pilihlah skincare yang sesuai dengan jenis kulit.

Perlindungan Lahan Pertanian Diperkuat, Pemerintah Jaga Masa Depan Petani

September 18, 2026

Pemerintah Perkuat Fondasi Kemandirian Pangan Papua

September 18, 2026

Perlindungan Lahan Pertanian Diperkuat, Pemerintah Jaga Masa Depan Petani

By Kata IndonesiaSeptember 18, 20260

Perlindungan Lahan Pertanian Diperkuat, Pemerintah Jaga Masa Depan Petani Oleh: Oksidea Razeta Rayi Keberpihakan terhadap…

Pemerintah Perkuat Fondasi Kemandirian Pangan Papua

By Kata IndonesiaSeptember 18, 20260

Pemerintah Perkuat Fondasi Kemandirian Pangan Papua  Oleh : Yohanes Wandikbo Pembangunan pertanian Papua terus diarahkan pada penguatan fondasi kemandirian pangan yang bertumpu pada potensi lokal dan keterlibatan masyarakat. Pemerintah tidak hanya mendorong peningkatan produksi pangan strategis, tetapi juga membangun ekosistem pertanian yang mencakup pengembangan pangan lokal, perluasan sawah, mekanisasi, irigasi, penguatan kelembagaan hingga pemberdayaan petani. Arah kebijakan tersebut menjadi penting mengingat Papua memiliki sumber daya pertanian yang besar sekaligus karakter geografis yang membutuhkan pendekatan pembangunan berbeda. Sagu, ubi dan berbagai komoditas pangan lokal telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Papua. Di sisi lain, potensi lahan pertanian juga dapat dikembangkan untuk meningkatkan produksi beras dan komoditas pangan strategis lainnya. Kementerian Pertanian (Kementan) menempatkan pengembangan potensi tersebut sebagai bagian dari strategi membangun kemandirian pangan Papua. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menekankan bahwa kemampuan memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Papua perlu dibangun dari kekuatan yang tersedia di wilayah tersebut. Karena itu, beras, sagu, ubi dan pangan lokal lainnya didorong untuk berkembang bersama masyarakat setempat. Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa pembangunan pertanian Papua tidak diarahkan untuk menggantikan pangan lokal dengan komoditas tertentu. Sebaliknya, pemerintah berupaya mempertemukan kekuatan pangan tradisional dengan teknologi dan sistem pertanian modern. Dengan cara itu, peningkatan produktivitas dapat berlangsung tanpa mengabaikan karakter sosial dan ekonomi masyarakat setempat. Komitmen pemerintah tersebut turut mengemuka dalam PAPEDA Summit 2026 yang sebelumnya diselenggarakan pada 2–4 September 2026 di Sorong, Papua Barat Daya. Forum tersebut mempertemukan pemerintah pusat, pemerintah daerah, masyarakat adat dan berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat kolaborasi pembangunan Papua yang berbasis potensi lokal dan berkelanjutan. …

Reforma Agraria Perkuat Hak Petani, Buka Jalan Kesejahteraan Berkelanjutan

By Kata IndonesiaSeptember 17, 20260

Reforma Agraria Perkuat Hak Petani, Buka Jalan Kesejahteraan Berkelanjutan Oleh: Soleh Mahmud Bagi para petani,…

Reforma Agraria Perkuat Hak Petani, Buka Jalan Kesejahteraan Berkelanjutan

By Kata IndonesiaSeptember 17, 20260

Reforma Agraria Perkuat Hak Petani, Buka Jalan Kesejahteraan Berkelanjutan Oleh: Soleh Mahmud Bagi para petani,…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.