• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Opini»Masyarakat Mendukung Omnibus Law Ciptaker

Masyarakat Mendukung Omnibus Law Ciptaker

  • Kata Indonesia
  • - Monday, 23 March 2020

Oleh : Ajeng Mega

Mengurangi pengangguran dan menciptakan lapangan kerja sebanyak-banyaknya seluas-luasny ,adalah di mega isu yang bakal di selesaikan oleh Omnibus law Ciptaker yang kini sudah masuk ke meja DPR RI. Masyarakat pun banyak yang mendukung peraturan tersebut agar dapat segera disahkan.

Butuh berapa lama kiranya Indonesia untuk dapat merdeka? puluhan tahun? Atau lebih mungkin? Berapa puluh tahun pun inilah yang dinamakan proses. Proses akan selalu menyertai setiap langkah maupun upaya. Tak terkecuali ketika pemerintah menjatuhan pilihanya untuk mengemukakan Omnibus law ciptaker sebagai solusi menyelesaikan dua isu besar yang hingga kini jadi polemik.

Dua isu tersebut ialah, pengangguran dan juga lapangan pekerjaan. Kedua masalah yang identik dengan duit ini memang begitu sensitif. Saking sensitifnya, isu tersebut didengungkan bahwa Omnibus law ciptaker bakal mencekik buruh dan pekerja.

Omnibus law ciptaker hanya menggelar karpet merah untuk pengusaha, dan lain sebagainya. Bagi yang cermat dan berpikir logis, mereka akan menelusuri dulu apa sih konsep RUU sapu jagat ini? Apa sih urgensinya, apa sih implikasinya? Betul kan?
Bukan malah menyebarkan berita Tidak benar, jika Omnibus law bakal mengebiri hak-hak pekerja.

Lalu, mereka dapat hoax itu dari mana? Menggali informasi serta menyaringnya agar kita selalu memperoleh titik terang yang sebenarnya. Oknum-oknum tertentu nyatanya mencari celah, apa yang ga dibahas dijadikan tema buat menyudutkan pemangku kepentingan. Menuduh pemerintahan kongkalikong dengan investor agar meraup keuntungan.

Padahal, negara tengah berupaya seadil-adilnya. menerapkan simbiosis mutualisme antara pekerja juga pengusaha. Menciptakan aturan yang sama-sama dapat dipertanggungjawabkan, agar kedepan mampu menjadi jaminan Indonesia lebih maju dari hari ini.

Sayangnya, provokasi-provokasi terkait “perut” ini sedemikian rumit. Parahnya, yang ga tahu apa-apa konsep UU sapu jagat bisa ikutan gila. Padahal kenyataannya pemahaman RUU Omnibus law ini cukup sederhana. Yakni, UU yang berfungsi sebagai payung seluruh aturan yang berlaku di Indonesia.

Undang – Undang yang berkesinambungan, berkaitan satu dengan lainnya. Selain itu, urgensi Omnibus law ialah untuk menyasar sejumlah UU bermasalah.

Misalnya, UU yang telah kadaluwarsa, tumpang tindih regulasi, birokrasi yang ruwet utamanya bab perizinan, hingga kebebasan berusaha. Sayangnya, hal-hal semacam ini dipelintir, ditambahi bumbu biar sedap untuk dikonsumsi sebagai bahan omongan negatif. Yang nantinya mampu menggerus kepercayaan publik atas pemerintah. Mempropagandakan jika RUU tersebut cacat moral dan sederet tuduhan lainnya.

Menurut hemat kami, Indonesia memiliki sumber daya alam dan manusia-manusia mumpuni. Kecanggihan teknologi yang mereka genggam tak ubahnya senjata makan tuan. Mereka lebih nyaman berenang dalam lautan ketidakbenaran berita, daripada mencari kevalidan data. Jika informasi yang mereka terima salah, apa yang akan terjadi? Tepat sekali, misinformasi? Misinformasi mampu menjadi pemicu pihak-pihak yang tak mengerti makin gagal paham.

Ngerinya lagi, misinformasi ini dijadikan alat untuk membodohi publik. Serta mampu memecah belah persatuan. Tak ada penengah, hanya ada kubu lawan di barisan terdepan. Apakah hanya ingin selalu di zona nyaman? Dengan kesemrawutan peraturan yang merugikan, apakah hal ini yang diinginkan. Marilah bersatu padu menjadikan negeri menggapai mimpi.

Negeri bebas pengangguran karena ketersediaan lapangan pekerjaan yang luas dan banyak. Masalah ekonomi teratasi, hingga pendapatan perkapita yang meningkat.
Dukungan dan kepercayaan ini dibutuhkan oleh negara. Sebagai semangat baru untuk memastikan kesejahteraan penduduk secara merata. Tentunya bukan ekononi abal-abal yang sering kita dengar.

Namun, kenyataan agar kita tak selalu jadi olokan. Terlihat Kokoh di negeri seberang juga muka internasional. Wajah pembaruan yang akan jadi langkah nyata jika Indonesia bisa, Indonesia mampu!
Lupakan diskriminasi posisi, berhenti mencaci. sudah saatnya sadar diri untuk hidup yang lebih baik. Ingin referensi, cari, baca dan saring hingga ke inti.

Jangan jadi agen penyebar kebencian, Karena kita masyarakat yang toleran. Ingin usul atau sumbang saran, wujudkan dalam wadah yang disediakan. Bukan tak mungkin pemerintah akan mendengarkan. Sudah saatnya kembali bekerja untuk negeri. Segala upaya tengah dilakukan termasuk penerapan Omnibus law cipta kerja ini. Agar nantinya fokus permasalahan dapat ditanggulangi secara maksimal. Menjadi bangsa yang besar juga butuh perjuangan yang besar. Lalu, tunggu apa lagi?

Penulis adalah warganet tinggal di Bekasi

Sinergitas Bersama Tolak Demo Anarkis di Papua

June 20, 2026

Pemerintah Mendengar dengan Saksama Aspirasi Demo Mahasiswa

June 20, 2026

Sinergitas Bersama Tolak Demo Anarkis di Papua

By Kata IndonesiaJune 20, 20260

Sinergitas Bersama Tolak Demo Anarkis di Papua Oleh : Yohanes Wandikbo Papua saat ini berada dalam fase penting pembangunan yang membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Berbagai program pemerintah yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan, pembangunan infrastruktur, penguatan sumber daya manusia, hingga pengembangan potensi ekonomi daerah terus dijalankan untuk mempercepat kemajuan di Tanah Papua. Dalam situasi tersebut, stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat menjadi modal utama yang harus dijaga bersama. Karena itu, sinergitas antara pemerintah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, pemuda, dan seluruh warga Papua menjadi kunci dalam menolak segala bentuk aksi anarkis yang berpotensi mengganggu keamanan dan menghambat pembangunan. Pada negara demokrasi, kebebasan berpendapat merupakan hak yang dijamin oleh konstitusi. Setiap warga negara memiliki ruang untuk menyampaikan aspirasi, kritik, maupun masukan terhadap kebijakan publik. Namun, kebebasan tersebut tidak dapat dipisahkan dari tanggung jawab untuk menjaga ketertiban umum dan menghormati hak masyarakat lainnya. Penyampaian aspirasi yang dilakukan secara damai, santun, dan sesuai ketentuan hukum merupakan wujud kedewasaan demokrasi yang perlu terus dikedepankan. Sebaliknya, tindakan anarkis yang mengarah pada perusakan fasilitas umum, intimidasi, atau gangguan terhadap aktivitas masyarakat hanya akan menimbulkan kerugian yang lebih besar bagi daerah dan masyarakat itu sendiri. Komitmen menjaga situasi tetap kondusif terlihat dari langkah yang diambil aparat keamanan menjelang pelaksanaan berbagai agenda nasional di Papua. Salah satunya pada penyelenggaraan Pesta Paduan Suara Gerejawi Nasional XIV di Manokwari yang dihadiri ribuan peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunjukkan bahwa Papua merupakan wilayah yang aman, damai, dan mampu menjadi tuan rumah berbagai kegiatan berskala nasional. Dalam hal ini, Kapolda Papua Barat Irjen Pol Alfred Papare menyampaikan bahwa kepolisian tetap menghormati hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat di muka umum sebagaimana dijamin oleh undang-undang. Namun, aparat berharap seluruh pihak dapat bersama-sama menjaga situasi keamanan selama berlangsungnya agenda nasional tersebut. Menurutnya, pendekatan persuasif dan dialog terus dilakukan guna membangun kesadaran bersama bahwa stabilitas keamanan merupakan kepentingan seluruh masyarakat Papua. Pendekatan yang mengedepankan dialog tersebut menunjukkan bahwa pemerintah dan aparat keamanan tidak menutup ruang demokrasi. Sebaliknya, negara hadir untuk memastikan setiap aspirasi dapat disampaikan dengan cara yang tertib dan bertanggung jawab. Langkah ini sekaligus membuktikan bahwa keamanan dan demokrasi bukanlah dua hal yang saling bertentangan, melainkan dapat berjalan beriringan dalam kerangka hukum dan kepentingan bersama. …

Pemerintah Mendengar dengan Saksama Aspirasi Demo Mahasiswa

By Kata IndonesiaJune 20, 20260

Pemerintah Mendengar dengan Saksama Aspirasi Demo Mahasiswa Oleh: Margo Nov R Dalam demokrasi yang sehat,…

Waspada Penumpang Gelap dalam Aksi Demonstrasi, Mahasiswa Diminta Kedepankan Kajian dan Solusi

By Kata IndonesiaJune 20, 20260

Waspada Penumpang Gelap dalam Aksi Demonstrasi, Mahasiswa Diminta Kedepankan Kajian dan Solusi  Oleh: Ahmad Fauzi Demokrasi Indonesia memberikan ruang yang luas bagi setiap warga negara untuk menyampaikan pendapat dan aspirasi secara terbuka. Dalam perjalanan bangsa, mahasiswa selalu menjadi salah satu elemen penting yang berperan sebagai pengawal demokrasi, penyambung suara masyarakat, sekaligus mitra kritis dalam proses pembangunan nasional. Oleh karena itu, kebebasan berekspresi dan menyampaikan pendapat harus terus dijaga sebagai bagian dari kehidupan demokrasi yang sehat dan matang. Namun demikian, seiring meningkatnya dinamika politik dan sosial di ruang publik, kewaspadaan terhadap potensi penunggangan aksi demonstrasi oleh kelompok-kelompok berkepentingan menjadi hal yang penting untuk diperhatikan. Gerakan mahasiswa yang lahir dari idealisme, kajian akademik, dan semangat pengabdian kepada masyarakat harus tetap dijaga independensinya agar tidak dimanfaatkan untuk kepentingan politik praktis maupun agenda tertentu yang tidak sejalan dengan kepentingan rakyat. Dalam konteks tersebut, pernyataan BEM Bersatu yang menegaskan penolakan terhadap segala bentuk penunggangan gerakan mahasiswa oleh kepentingan politik praktis patut mendapatkan perhatian. Sikap tersebut menunjukkan adanya kesadaran di kalangan mahasiswa bahwa gerakan yang sehat harus tetap berpijak pada kajian ilmiah, argumentasi yang kuat, serta orientasi yang jelas untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat luas. Independensi gerakan mahasiswa merupakan aset penting yang harus dijaga agar tetap memperoleh kepercayaan publik sebagai kekuatan moral bangsa. Kewaspadaan terhadap potensi penunggangan bukan berarti membatasi kebebasan mahasiswa dalam menyampaikan kritik. Sebaliknya, hal tersebut merupakan bentuk tanggung jawab bersama untuk memastikan bahwa setiap aspirasi yang disampaikan benar-benar lahir dari kebutuhan masyarakat dan bukan didorong oleh kepentingan pihak tertentu. Mahasiswa perlu terus memperkuat budaya intelektual melalui diskusi, riset, kajian akademik, serta penguasaan data yang komprehensif sehingga setiap tuntutan yang disampaikan memiliki landasan yang kuat dan memberikan kontribusi positif bagi perbaikan kebijakan publik. Di sisi lain, pemerintah telah menunjukkan komitmen yang kuat untuk mendengar berbagai aspirasi masyarakat, termasuk dari kalangan mahasiswa. Langkah Wakil Presiden Gibran Rakabuming yang menerima dan berdialog langsung dengan perwakilan mahasiswa menjadi bukti bahwa pemerintah membuka ruang komunikasi yang luas bagi berbagai masukan dan kritik yang konstruktif. Sikap terbuka tersebut mencerminkan bahwa pemerintah memandang mahasiswa sebagai bagian penting dari proses pembangunan nasional dan penguatan demokrasi. Pertemuan tersebut juga menunjukkan bahwa jalur dialog tetap menjadi instrumen yang efektif dalam menyampaikan aspirasi. Melalui komunikasi yang baik, berbagai persoalan dapat dibahas secara objektif dan menghasilkan solusi yang lebih komprehensif. Budaya dialog yang semakin kuat akan memperkokoh kualitas demokrasi Indonesia sekaligus memperkecil ruang bagi pihak-pihak yang berupaya memanfaatkan situasi untuk kepentingan di luar substansi perjuangan mahasiswa. Sejumlah tokoh juga menilai bahwa aspirasi mahasiswa merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan demokrasi. Sekretaris Jenderal Partai Golkar, M. Sarmuji, menegaskan bahwa pemerintah akan memperhatikan setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat dan menjadikannya sebagai bahan pertimbangan dalam proses pengambilan kebijakan. Pada saat yang sama, ia mengingatkan bahwa indikasi adanya pihak yang mencoba memanfaatkan gerakan mahasiswa akan terlihat seiring perkembangan situasi, sehingga kewaspadaan tetap perlu dijaga oleh seluruh elemen masyarakat.…

Aksi Demonstrasi Mahasiswa Harus Berjalan Selaras dengan Hukum dan Kepentingan Umum

By Kata IndonesiaJune 20, 20260

Aksi Demonstrasi Mahasiswa Harus Berjalan Selaras dengan Hukum dan Kepentingan Umum Oleh: Salsa Viona Konstitusi…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.