JAKARTA, KataIndonesia.com – Direktur PT Indofood Sukses Makmur Franciscus Welirang menyebut dunia usaha merasa khawatir dengan target pertumbuhan penerimaan pajak yang tumbuh sebanyak 20 persen di 2018. Ia menilai pertumbuhan sebanyak 20 persen yang ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) terlalu tinggi.

Pria yang akrab disapa Franky ini membandingkan apabila dilihat dengan target pertumbuhan ekonomi atau Produk Domestik Bruto (PDB) yang mungkin hanya 5-6 persen maka artinya ada ekspansi pajak yang luar biasa. Dirinya khawatir nantinya akan dibebankan pada dunia usaha.

“Target (pajak) 20% cukup tinggi. Tax collection 20% tentunya ada expantion tax yang diharapkan dalam hal itu. Pasti ada dividen dalam profit dari luar negeri.  Ngeri juga lihat 20%,” katanya dalam Dialog Fiskal di kantor Kemenkeu, Jakarta, Senin (8/1/2018).

Advertisement

Menanggapi hal itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meyakinkan pengusaha untuk tidak takut dengan target pajak tahun yang naik 20% dari tahun lalu. Pihaknya tidak akan mengejar pajak tanpa basis yang jelas. Jadi, pengusaha tidak perlu takut dengan target yang dicanangkan pemerintah tersebut.

“Saya ingin menyakinkan bahwa kita enggak akan mengejar tanpa basis. jadi enggak usah merasa ngeri. Kalau ngeri sampaikan ke saya supaya saya address,” tutup Sri Mulyani.

Info Lomba Terbaru