• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Opini»Tidak Mudik Memutus Mata Rantai Penyebaran Corona

Tidak Mudik Memutus Mata Rantai Penyebaran Corona

  • Kata Indonesia
  • - Friday, 17 April 2020

Oleh : Andri Saputro

Mudik menjadi tradisi tahunan yang banyak dilakukan mayoritas masyarakat Indonesia, khususnya menjelang Idul Fitri maupun momentum keagamaan lainnya.

Namun, mudik di tengah pandemi Covid-19 sangat membahayakan karena para perantau memiliki resiko menulari keluarga yang ada di kampung. Masyarakat pun diimbau untuk menahan hasrat mudik guna memutus mata rantai penularan Corona dan menyelamatkan keluarga tersayang.

Dalam kurun waktu yang seratus tahun ini, wabah Corona disebut-sebut lebih mematikan ketimbang virus lainnya. Bahkan menurut para ahli virus ini 10 kali lipat lebih ganas daripada flu babi. Maka, tak heran jika serangan virus ini membuat warga hampir di seluruh dunia ketakutan. Berbagai macam langkah antisipasi dilakukan, beragam penelitian dikembangkan. Untuk mendapatkan vaksin penangkal virus yang telah mengobrak-abrik dunia.

Baca juga: Melawan Corona Dengan #TidakMudik Untuk Keluarga Tersayang

Butuh waktu setidaknya 18 bulan untuk mengetahui seluk beluk mahkluk tak kasat mata ini. Bayangan saja, baru satu bulan saja orang-orang di seluruh dunia sudah kocar-kacir. Belum lagi keadaan ekonomi seolah terjun bebas dan hancur.

Bukan hanya di Indonesia saja, kemungkinan negara-negara adidaya seperti Amerika, Italia, Rusia, atau negara besar lainnya pun mengalami keterpurukan akibat ekonomi ini.
Penanganan Virus Corona yang terus menyebar ini butuh konsen yang tinggi. Oleh karena itu, imbauan “jangan mudik” masih terus digalakkan.

Potensi penularan akibat mudik ini dirasa lebih besar. Karena sebagaimana kita tahu, kendati kita tak terpapar virus Corona. Kita tetap dapat menularkan karena sifat “Carrier” ini dapat disandang siapa saja.
Wabah Corona yang mendunia ini kini tengah menjadi fokus Indonesia.

Jumlah terbaru dilaporkan sudah mendekati angka lima ribu kasus. Dan kebanyakan yang terjangkit ini adalah yang memiliki imunitas rendah.

Nah, jika aktivitas mudik “ngeyel” dilakuan sudah pasti mereka tak sayang keluarga kan? Padahal, aktivitas pulang kampung ini umumnya dari kota-kota besar seperti Jakarta, Jawa barat atau kota lain yang telah menunjukkan kasus positif Corona.

Bukankah antisipasi itu datangnya dari niat kita sendiri. Bukan berarti Jika tak pulang kita tak sayang. Justru saat pandemi ini sedang terjadi kita harus melindungi diri dan juga keluarga kita di kampung.

Lingkungan sekitar, atau orang-orang terdekat. Meski sudah diterapkan karantina mandiri, lantas kita tak bisa seenaknya sendiri dan berlaku konyol.
Sebelumnya pemerintah juga menghendaki mudik ini ditiadakan dulu.

Hal tersebut dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di Indonesia. Bahkan, penerapan pembatasan sosial secara besar-besaran turut dilakukan. Bedanya PSBB kali ini dilengkapi dengan dasar hukum untuk menguatkan. Tak lain agar masyarakat taat dengan kebijakan pemerintah.

Seluruh elemen sudah cukup lelah, semua kehabisan energi hingga garda terdepan kita tenaga medis sudah sangat kewalahan. Bukankah ini saatnya mengumpulkan empati kita. Meski kita tak mampu menyumbang apapun. setidaknya aware lah dengan kondisi saat ini.

Jangan membebani lagi mereka-mereka ini yang berjuang di garis terdepan negeri. Yakni tetap tinggal di wilayah hunian sendiri-sendiri. Terapkan physical distancing juga pemakaian masker. Termasuk sering mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, sebelum dan sesudah beraktifitas.
Hampir seluruh dunia juga menerapkan hal ini.

Kendati lockdown mandiri dirasa bisa membantu hal ini akan percuma saja bagi yang masih nekat untuk melakukan mudik. Mereka seolah kebal dan tak takut tertular. Mereka merasa imun mereka bagus. Lalu pertanyaannya ialah, bagaimana dengan mereka yang dirumah (kampung). Apakah juga mempunyai anggota keluarga dengan usia tua atau bayi juga anak-anak.

Sudah banyak terjadi jika orang yang dalam keadaan sehat pun nyatanya telah terpapar Corona. Nah, inilah yang dikhawatirkan. Bisa jadi yang begini akan menularkan kepada orang lain dengan imunitas rendah. Bayangkan saja jika hal itu menimpa Anda, atau orang tersayang Anda? Pastinya juga tak mau kan? Makanya, kita semua dituntut untuk sadar diri dan lebih hati-hati.

Kita perlu bersabar demi orang-orang tersayang, pihak lain hingga negeri kita tercinta ini. Jika Corona mampu ditekan bahkan dihentikan dengan tidak mudik dulu, kenapa kita tidak melakukannya? Sudah waktunya berkontribusi, mari bersama-sama lawan COVID-19!

Penulis adalah anggota Ikatan Mahasiswa Gunung Kidul

Mengapresiasi Peran Yonif TP dalam Pertahanan dan Pembangunan Ekonomi Daerah

October 3, 2026

Dua Tahun Prabowo–Gibran, Apresiasi Penguatan Pertahanan, Selamat HUT ke-81 TNI

October 3, 2026

Mengapresiasi Peran Yonif TP dalam Pertahanan dan Pembangunan Ekonomi Daerah

By Kata IndonesiaOctober 3, 20260

Mengapresiasi Peran Yonif TP dalam Pertahanan dan Pembangunan Ekonomi Daerah  Oleh: Syahrul Fahrozi Langkah pemerintah dalam meluncurkan serta mereorganisasi pilar pertahanan melalui Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) merupakan terobosan strategis yang amat penting dan patut diapresiasi. Kebijakan visioner ini menegaskan komitmen nyata dalam menghadirkan instrumen pertahanan nasional yang tidak hanya berfokus pada fungsi kedaulatan militer semata, melainkan juga bertindak sebagai motor penggerak utama pembangunan ekonomi di tingkat daerah. Konsep pertahanan negara yang ideal dan komprehensif sejatinya tidak pernah berdiri terisolasi dari kondisi sosial-ekonomi masyarakat di sekitarnya. Melalui pengembangan kekuatan pertahanan ini, keberadaan benteng keamanan di berbagai penjuru nusantara diintegrasikan secara presisi guna menjawab dua tantangan utama bangsa secara simultan, yaitu memperkuat ketahanan nasional sekaligus mengakselerasi peningkatan kesejahteraan rakyat. Inovasi kebijakan pada struktur militer ini memperlihatkan keunggulan, di mana setiap prajurit dibekali kualifikasi tempur infanteri yang handal sekaligus kapabilitas teritorial pembangunan yang adaptif. Selain wajib menguasai kemampuan taktis mendasar seperti menembak, beladiri, dan patroli wilayah, para prajurit disiapkan secara terstruktur dalam kompi-kompi khusus yang mencakup bidang produksi pertanian, peternakan, perikanan, konstruksi zeni, hingga pelayanan kesehatan masyarakat. Pembagian fungsi yang spesifik ini memungkinkan pangkalan militer berkontribusi langsung pada perbaikan sarana dan fasilitas umum masyarakat, seperti pembenahan akses jalan dan jembatan, pengolahan lahan-lahan kritis menjadi lahan produktif, serta penyediaan sarana pelayanan kesehatan warga secara berkala. Skema ini membuktikan bahwa pembaharuan Sistem Pertahanan Keamanan Rakyat Semesta dapat diimplementasikan secara konkret dan memberikan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Dari perspektif pertumbuhan ekonomi daerah, penempatan satuan teritorial berkapasitas besar di berbagai wilayah memberikan dampak pengganda yang sangat signifikan terhadap roda perekonomian lokal. Kehadiran ribuan prajurit beserta keluarga yang bermukim di sekitar pangkalan secara otomatis menumbuhkan ceruk pasar baru yang sangat potensial. Permintaan akan pasokan kebutuhan pokok harian, komoditas pangan lokal, hingga ketersediaan jasa pendidikan dan sarana perumahan terbukti menstimulasi daya beli warga secara luas. Para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah serta pedagang di pasar-pasar tradisional mendapatkan kepastian keterserapan produk yang berkelanjutan. Penataan kembali fokus pangkalan militer ini secara efektif dan efisien berhasil mengubah kawasan di sekitarnya menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mampu mengurangi tingkat ketimpangan pembangunan antarwilayah. Keberhasilan dalam mengimplementasikan agenda strategis pemerintah ini juga sangat bertumpu pada kuatnya sinergi antara instrumen militer, pemerintah daerah, dan segenap komponen masyarakat setempat. Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan bahwa keberadaan Yonif TP ditujukan untuk senantiasa menyatu dengan rakyat, menghadirkan rasa aman secara berkelanjutan, serta memberikan manfaat nyata bagi pembangunan wilayah. Penempatan pangkalan militer di area-area strategis, seperti kawasan pesisir maupun wilayah batas terluar, ditargetkan untuk melindungi kekayaan sumber daya alam lokal sekaligus mendukung stabilitas kawasan ekonomi dan objek pariwisata daerah. Selain itu, pengalokasian patroli rutin berkala dan pengaktifan kembali Sistem Keamanan Lingkungan bersama warga menjadi langkah nyata dalam menciptakan iklim yang kondusif bagi masuknya investasi serta keberlangsungan usaha warga. Dukungan penuh yang ditunjukkan oleh jajaran pemerintah daerah turut mempercepat pencapaian target penyiapan satuan teritorial ini secara optimal. Bupati Majalengka Eman Suherman menyampaikan bahwa keberadaan Yonif TP di wilayahnya memberikan dampak positif yang nyata dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta memberdayakan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah setempat. Apresiasi senada juga diutarakan oleh Bupati Pangandaran Citra Pitriyami, yang menyatakan kesiapan penuh pemerintah daerah untuk menyinergikan berbagai program pembangunan daerah, khususnya pada sektor pertanian, peternakan, dan pelayanan kesehatan masyarakat, dengan fungsi teritorial militer. Kolaborasi lintas sektor yang terstruktur ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi yang terarah sanggup mempercepat pencapaian target-target pembangunan nasional secara inklusif. Dampak positif dari integrasi fungsi pertahanan dan pembangunan ini juga menjangkau hingga ke wilayah Indonesia bagian timur. Kasdam XV/Pattimura Brigjen TNI Wawan Pujiatmoko menjelaskan bahwa penempatan satuan berkapasitas lebih dari seribu personel di wilayah Maluku secara langsung menggerakkan roda perekonomian masyarakat lokal. Kebutuhan harian para prajurit dan keluarganya terbukti mendorong peningkatan daya beli, memperbaiki kualitas serta aksesibilitas layanan pendidikan, serta memperkuat program ketahanan pangan daerah melalui optimalisasi lahan-lahan pertanian yang dikelola bersama. Pendekatan terpadu ini menciptakan kemandirian pangan di tingkat lokal sekaligus mempererat hubungan kemanunggalan antara tentara dan rakyat dalam bingkai pembangunan wilayah secara berkelanjutan. Kehadiran dan penyebaran Yonif TP di berbagai daerah membuktikan secara nyata bahwa stabilitas keamanan nasional dan pertumbuhan ekonomi daerah merupakan dua pilar utama yang saling melengkapi dan menguatkan satu sama lain. Dengan terus menjaga keharmonisan sinergi antara prajurit TNI, pemerintah daerah, dan seluruh lapisan masyarakat, agenda strategis ini akan menjadi fondasi yang kokoh dalam mewujudkan Indonesia yang berdaulat, mandiri, dan sejahtera di masa depan.…

Dua Tahun Prabowo–Gibran, Apresiasi Penguatan Pertahanan, Selamat HUT ke-81 TNI

By Kata IndonesiaOctober 3, 20260

Dua Tahun Prabowo–Gibran, Apresiasi Penguatan Pertahanan, Selamat HUT ke-81 TNI Oleh: Indah Prameswari Memasuki dua…

Pemerintah Dorong BPJS Kesehatan Melayani Rakyat dengan Bermartabat

By Kata IndonesiaOctober 3, 20260

Pemerintah Dorong BPJS Kesehatan Melayani Rakyat dengan Bermartabat Oleh : Aditya Anggara Pelayanan kesehatan merupakan…

Prabowo Perintahkan BPJS Kesehatan Perbaiki Layanan dan Pangkas Antrean

By Kata IndonesiaOctober 3, 20260

Prabowo Perintahkan BPJS Kesehatan Perbaiki Layanan dan Pangkas Antrean Jakarta – Menteri Kesehatan, Budi Gunadi…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.